Di Penjara, Pemuda Pelempar Granat Bush itu Masuk Islam

Pemuda warga Georgia yang pernah melemparkan granat kosong ke arah Bush di Tbilisi itu akhirnya masuk Islam, memelihara jenggot dan belajar bahasa Arab.

Vladimir Arutyunian, penduduk Tbilisi dari etnis Armenia menjalani hukuman seumur hidup di Georgia sejak tahun 2006. Ia didakwa bersalah melakukan percobaan pembunuhan atas Presiden Georgia Mikhail Saakashvili dan mantan presiden AS George W. Bush, serta membunuh seorang petugas polisi.

Kini, pria itu dikabarkan telah memeluk agama Islam di dalam penjara. Pengacaranya Gela Nikolaishvili mengatakan, kondisi Arutyunian normal dan dalam keadaan sehat.

“Selama berada di penjara, ia pindah agama memeluk Islam, memelihara jenggot dan belajar bahasa Arab,” kata Nikolaishvili sebagaimana dilaporkan media Rusia (15/2).

Arutyunian dulunya adalah pengikut gereja Apostolik Armenia. Sebelumnya ia pernah berupaya pindah agama, ini adalah usahanya yang kedua dan berhasil.

Menurut keterangan pengacaranya, Arutyunian mengajukan permohonan ke Pengadilan HAM Eropa agar diperbolehkan banding atas vonis yang diterimanya di sebuah pengadilan Georgia.

“Inti dari permintaan Arutyunian adalah, ia ingin banding agar kasusnya ditinjau ulang. Namun,  berdasarkan hukum di Georgia, ia hanya bisa melakukannya dalam kurun waktu enam bulan setelah vonis dijatuhkan. Ia tidak segera mengajukan banding ketika itu oleh sebab beberapa alasan, antara lain karena kondisi kesehatannya dan tidak ada pengacara independen yang mendampinginya,” terang Nikolaishvili.

Pada tanggal 10 Mei 2005, Arutyunian melemparkan sebuah granat tangan yang dibungkus saputangan ke arah podium tempat Bush berpidato. Sebanyak 10.000 orang kala itu memenuhi lapangan Liberty di ibukota Georgia. Saakashvili dan pejabat lain duduk di belakang pemimpin Amerika tersebut.

Granat jatuh 30 meter dari podium tempat Bush berdiri dibalik kaca anti-peluru. Tapi granatnya tidak meledak sama sekali.

Pihak keamanan Georgia menyatakan, granatnya memang tidak disetel untuk meledak. Dan pejabat Amerika menyatakan Bush tidak dalam keadaan bahaya. Namun kemudian, pihak AS meralat pernyataannya dan mengatakan bahwa granat itu mengancam nyawa presiden mereka.

Pejabat Georgia mengatakan, granat yang dilemparkan Arutyunian adalah sejenis granat yang biasa dipakai untuk latihan. Granat itu tidak mengandung bahan peledak dan jatuh jauh dari posisi Bush berdiri, sehingga tidak membahayakan dirinya sama sekali. Granat dilemparkan hanya untuk membuat orang panik dan menarik perhatian media.

Setelah melemparkan granat, Arutyunian melarikan diri dan berhasil ditangkap dua bulan kemudian. Pemuda bujang yang pengangguran itu ditangkap di dekat rumah tempat ia tinggal bersama ibunya. Di daerah pinggiran kota Tbilisi yang paling miskin.

Dalam proses penangkapan, ia membunuh seorang petugas polisi yang ikut serta mengejarnya. Vonis penjara seumur hidup dijatuhkan pada Januari 2006.

Dalam penahanan, ketika terbaring di rumah sakit, ia mengaku telah melemparkan granat ke arah Bush. Dalam pengakuannya yang disiarkan melalui stasiun televisi itu, Arutyunian menyatakan kebenciannya atas pemerintah yang baru, yang dianggapnya boneka Amerika Serikat. Pemuda yang berusia 27 tahun ketika ditangkap itu, juga menyatakan tidak menyesal atas apa yang telah dilakukannya.

Ketika meninggalkan ruang sidang seorang wartawan bertanya kepadanya; apakah ia menganggap dirinya seorang teroris atau anti-globalisasi.

“Saya tidak menganggap diri saya seorang teroris, saya hanya seorang manusia biasa,” jawabnya. [syk/alm/Shd]

Popularity: 13% [?]

About the Author

admin has written 20 stories on this site.

5 Comments on “Di Penjara, Pemuda Pelempar Granat Bush itu Masuk Islam”

  • Syamilitant wrote on 18 February, 2010, 2:01

    Mudah – mudahan banyak yang sadar dan menyadari BAHWA TIADA TUHAN YANG LAYAK DIIBADAHI SELAIN ALLOH RABBUL ‘IZZATI !!!

  • abu zahra wrote on 6 March, 2010, 5:10

    Alhamduliilah semakin banyak lagi orang2 yg mendapat hidayah semakin orang2 yg memeluk Islam, orang kafir jadi Islam eh di negara kita orang yg sudah Islam malah jadi musrik naudzubillah.

  • Grace Nance wrote on 30 May, 2010, 7:41

    http://www.almuhajirun.net’s done it once again. Great read!

  • Erich Snell wrote on 1 June, 2010, 12:05

    Wow I am literally the only reply to this amazing post?!

Trackbacks

  1. mfdxupnx

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Created On; 2010 ALMUHAJIRUN. All rights Lillah Rabbil Alamin.
Provided by Best Serving To Others |